Gerakan Sosial dan Politik: Prospek Demokrasi dalam Kontemporer Global

Penulis

Nuke Faridha Wardhani
Universitas Airlangga
Airlangga Pribadi Kusman
Deda Rizky Rainditya
Hari Fitrianto
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20473/aup.1768

Kata Kunci:

gerakan sosial, gerakan politik, demokrasi kontemporer, politik global

##submission.synopsis##

Berbagai bentuk gerakan, mulai dari aksi di jalanan, pemogokan, aksi teatrikal, dan penandatanganan petisi melalui platform media sosial telah menunjukkan potret gerakan hari ini begitu dinamis dalam merespons ketidakadilan struktural. Kesadaran politik dan perlawanan dari masyarakat pun mulai tumbuh bahkan dari berbagai lintas kelas. Memang, gerakan akan semakin kuat dengan upaya pengorganisasian dan ideologi yang jelas, serta membangun kapasitas internal yang lebih kuat. Sehingga gerakan memiliki basis massa yang solid hingga di ranah akar rumput dan ini menjadi komponen penting dalam eksistensi suatu gerakan. Buku ini mencoba menganalisis gerakan sosial dan politik dari pemahaman praktisnya di era kontemporer. Sebagai contoh, memahami gerakan sosial dan politik dari sudut pandang gender dan feminisme. Gerakan ini berupaya melawan relasi kuasa yang timpang agar tercipta suatu kesetaraan dan keadilan di antara kelompok gender yang kerap mengalami diskriminasi dan eksploitasi. Termasuk berbagai jenis gerakan lainnya yang memperjuangkan identitas dan hak asasi manusia, menjadi cakupan dalam gerakan sosial baru (new social movements) yang dirangkum dalam buku ini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Suryakusuma, J. I. (2011). Ibuisme negara: Konstruksi sosial keperempuanan Orde Baru. Komunitas Bambu.

Swari, P. R. (2023). Budaya patriarki dan tantangan dalam kebebasan berekspresi: Analisis menggunakan teori konflik Ralf Dahrendorf. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 213–218. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i4.7166

Tampubolon, M. M. E., Yani, S. S., Fadia, U. F., Musa, D. T. H., & Alamri, A. R. (2023). Persepsi mahasiswa mengenai feminisme. Indonesian Gender and Society Journal, 4(2), 66–73.

Tong, R. (2009). Feminist thought: A more comprehensive introduction (3rd esition). Westview Press.

Walby, S. (2011). The future of feminism. Polity Press.

Wieringa, S. E. (2010). Penghancuran gerakan perempuan: politik seksual di Indonesia pascakejatuhan PKI. Galangpress.

Yanti, R. D. (2020). Potret gerakan perempuan pada abad ke 20 di Batavia: Poetri mardika 1912. HISTORIA: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 3(2), 135-144.

Unduhan

BISAC

  • POL007000 Political Science / Political Ideologies / Democracy
  • POL016000 Political Science / Political Process / General

##catalog.published##

September 17, 2026

##series.series##

##monograph.miscellaneousDetails##

##monograph.publicationFormat.productDimensions##