Gizi dalam Lintasan Budaya: Praktik Sosiobudaya Masyarakat Tengger dan Implikasinya terhadap Kesehatan
Kata Kunci:
Gizi, kesehatan anak, Ibu Hamil, Budaya Lokal, Edukasi##submission.synopsis##
Buku Gizi dalam Lintasan Budaya: Praktik Sosio-Budaya Masyarakat Tengger dan Implikasinya terhadap Kesehatan ini membahas secara komprehensif hubungan antara budaya, pengetahuan gizi, dan praktik pemenuhan gizi pada masyarakat adat Suku Tengger. Berangkat dari kenyataan bahwa masalah gizi ibu dan anak tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi dan ketersediaan pangan, buku ini menyoroti perannilai budaya, kepercayaan lokal, dan struktur sosial dalam membentuk perilaku kesehatan masyarakat.
Melalui pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan perspektif gizi masyarakat, antropologi kesehatan, dan kesehatan ibu dan anak, buku ini mengulas praktik budaya masyarakat Tengger mulai dari masa kehamilan, persalinan, menyusui, hingga pemberian MP-ASI dan gizi balita. Isu seperti persepsi terhadap kolostrum, pantangan makanan, pemberian MP-ASI dini, serta peran tokoh adat dan keluarga dianalisis secara kritis berdasarkan bukti ilmiah.
Buku ini menekankan pentingnya pengetahuan gizi ibu dan dukungan keluarga dalam menyelaraskan praktik budaya dengan prinsip gizi seimbang. Disajikan pula model intervensi gizi berbasis budaya yang menghormati tradisi lokal tanpa mengabaikan aspek kesehatan.
Ditujukan bagi akademisi, mahasiswa, praktisi kesehatan, dan pembuat kebijakan, buku ini menawarkan wawasan strategis dalam merancang edukasi dan intervensi gizi yang sensitif budaya. Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca untuk melihat bahwa harmoni antara tradisi dan kesehatan bukanlah hal yang bertentangan, melainkan dapat berjalan beriringan demi peningkatan kualitas hidup ibu dan anak di masyarakat adat.
Unduhan
Referensi
Laksono, A.D., Soedirham, O. & Saptandari, P. (2020) ‘Perilaku pencarian pengobatan pada Suku Tengger: studi kasus di Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur’, J Crit Rev, 7(19), pp. 1-11.
Laksono, A.D., Wulandari, R.D., Ibad, M. & Kusrini, I. (2021) ‘The effects of mother’s education on achieving exclusive breastfeeding in Indonesia’, BMC Public Health, 21(14), available: 10.1186/s12889-020-10018-7.
Lelono, T.M. & Taniardi, P.N. (2019) Mengenal permukiman dan rumah Tengger berdasarkan sistem kepercayaan. Yogyakarta: Balai Arkeologi D.I.Y.
Lestaluhu, S.A. & Afriza, R. (2025) ‘Improving balanced nutrition knowledge among mothers of toddlers through education and menu demonstration at posyandu’, Journal of Sustainable Applied Modification Evidence Community, 2(1), pp. 12-18, available: http://doi.org/10.69855/samec.v2i1.158.
Lestari, P., Irawati, W., Hositanisita, H., Paratmanitya, Y., Nurhayati, E., Yi, L.Y., ... & Rahayu, H.K. (2024) ‘Low dietary diversity is associated with stunting among children aged 8-23 months in stunting locus area, Yogyakarta, Indonesia’, Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 12(5), pp. 387-396.
Lisna., Uly, N. & Alim, A. (2025) ‘Faktor sosial budaya, psikologis, dan intervensi terhadap praktik pemberian ASI eksklusif: Tinjauan literatur’, Bina Generasi: Jurnal Kesehatan, 17(1), pp. 38-45, available: https://doi.org/10.35907/bgjk.v17i1.447.
Unduhan
##catalog.published##
##series.series##
##catalog.categories##
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

