Informasi dan Kelompok Khusus: Konsep, Teknologi, dan Implementasinya

Penulis

Fitri Mutia
Universitas Airlangga
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20473/aup.1642

Kata Kunci:

layanan informasi, kelompok khusus, literasi, aksesibilitas

##submission.synopsis##

Buku Informasi dan Kelompok Khusus: Konsep, Teknologi, dan Implementasinya dirancang sebagai sumber pembelajaran utama yang membahas secara komprehensif aspek teoritis dan praktis guna memenuhi kebutuhan literatur mahasiswa. Buku ajar yang terdiri atas 10 bab ini disusun untuk menunjang proses pembelajaran selama 14 kali pertemuan di kelas, yang dikombinasikan dengan kegiatan observasi di institusi terkait.

Pembahasan dimulai dari konsep dasar informasi dan kelompok khusus, dilanjutkan dengan dinamika sosial, peran kelompok khusus dalam masyarakat, serta layanan informasi dan tantangan aksesibilitas yang mereka hadapi. Buku ini juga mengulas perkembangan teknologi informasi, termasuk pemanfaatan teknologi adaptif dan assistive, serta konsep desain universal dalam mendukung inklusi informasi. Isu-isu kontemporer terkait akses informasi dan hambatan sosial turut dibahas untuk memperkaya perspektif pembaca.

Di bagian akhir, buku ini mengangkat layanan di pusat informasi serta pendekatan teori sosial sebagai alat analisis. Diharapkan, buku ini menjadi panduan yang bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus mendorong terwujudnya layanan informasi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di masyarakat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Anshari, M. (2020). Teori Disabilitas: Sebuah Review Literatur. Modernity: Jurnal Pendidikan dan Islam Kontemporer, 1(1), 39-45.

Baltes, P. B. (1987). Theoretical propositions of life-span developmental psychology: On the dynamics between growth and decline. Developmental psychology, 23(5), 611. https://doi.org/10.1037/0012-1649.23.5.611

Baltes, P. 7.4B., Reese, H. W., & Lipsitt, L. P. (1980). Life-span developmental psychology. Annual review of psychology, 31, 65–110. https://doi.org/10.1146/annurev.ps.31.020180.000433

Berkman, B., Foster, L. W., & Campion, E. (1989). Failure to thrive: paradigm for the frail elder. The Gerontologist, 29(5), 654–659. https://doi.org/10.1093/geront/29.5.654

Birren, J.E. (1959). Principles of research on aging. In Birren, J.E. (Ed.), Handbook of aging and the individual (pp. 3–42). Chicago: Chicago University Press.

Bourdieu, P. (1983). Ökonomisches Kapital, soziales Kapital, kulturelles Kapital. Soziale Ungleichheiten. Soziale Welt, Sonderband, 2, 183-198.

Butler, J. (2004). Precarious life: The powers of mourning and violence. verso.

Butler, J., & Trouble, G. (1990). Feminism and the Subversion of Identity. Gender trouble, 3(1), 3-17.

Coleman, P. (1991). Cumming E. and Henry W., Growing Old: The Process of Disengagement. Basic Books, New York, 1961. (Reprint: Arno, New York, 1979, ISBN 0405 118147.). Ageing and Society, 11(2), 217–220. doi:10.1017/S0144686X00004025

Coleman, P. (1991). Cumming E. dan Henry W., Menjadi Tua: Proses Pelepasan Diri. Basic Books, New York, 1961. (Cetakan ulang: Arno, New York, 1979, ISBN 0405 118147.). Penuaan dan Masyarakat , 11 (2), 217–220. doi:10.1017/S0144686X00004025

Unduhan

BISAC

  • LAN025000 Language Arts & Disciplines / Library & Information Science / General
  • COM032000 Computers / Information Technology
  • EDU026000 Education / Special Education / General

##catalog.published##

April 30, 2026

##series.series##

##monograph.miscellaneousDetails##

##monograph.publicationFormat.productDimensions##