SCHIZOPHRENIA PRONENESS INSTRUMENT UNTUK DEWASA (SPI-A) Versi Adaptasi Indonesia: Instrumen Deteksi Dini Risiko Terjadinya Psikosis

Penulis

Tri Kurniati Ambarini
Universitas Airlangga
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20473/aup.1177

Kata Kunci:

psikosis, skizofrenia, deteksi dini, psikopatologi

##submission.synopsis##

Schizophrenia merupakan salah satu gangguan mental yang kompleks dan serius, yang seringkali menimbulkan dampak besar pada individu serta keluarga yang mengalaminya. Dalam upaya memahami dan mendeteksi kecenderungan terjadinya psikosis lebih dini, berbagai instrumen dan metode telah dikembangkan. Salah satu instrumen yang terbukti efektif adalah Schizophrenia Proneness Instrument (SPI-A), yang kini hadir dalam versi adaptasi Indonesia. Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi para profesional di bidang kesehatan mental, baik itu psikolog, psikiater, maupun peneliti. Melalui adaptasi ini, instrumen SPI-A diharapkan dapat lebih relevan dan akurat dalam konteks budaya Indonesia, sehingga mampu memberikan hasil yang lebih tepat dalam mendeteksi gejala awal psikosis.

Fokus utama dari buku ini adalah pada deteksi dini kecenderungan terjadinya psikosis. Dengan deteksi dini, intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, sehingga dapat mencegah perkembangan lebih lanjut dari gangguan psikosis. Deteksi dini memungkinkan individu yang berisiko tinggi untuk mendapatkan penanganan yang tepat waktu, meningkatkan prognosis, dan mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Beaton, D. E., Bombardier, C., Guillemin, F., & Ferraz, M. B. (2000). Guidelines for the process of cross-cultural adaptation of self-report measures. In Spine (Vol. 25, Issue 24). https://doi.org/10.1097/00007632-200012150-00014

Bechdolf A., Halve S., Schultze-Lutter F., & Klosterkotter J. (1998). Selbst wahrnehmbare Vulnerabilitat, Prodromalsymptome und Bewaltigungsreak- tionen vor schizophrenen und affektiven Episoden. Fortschr Neurol Psychiat 66, 378-386.

Borsa, J. C., Damásio, B. F., & Bandeira, D. R. (2012). Cross-Cultural Adaptation and Validation of Psychological Instruments. Paidéia, 22(53).

Buers, C., Triemstra, M., Bloemendal, E., Zwijnenberg, N. C., Hendriks, M., & Delnoij, D. M. J. (2014). The value of cognitive interviewing for optimizing a patient experiencesurvey. International Journal of Social Research Methodology, 17(4). https://doi.org/10.1080/13645579.2012.750830

Cassepp-Borges, V., Balbinotti, M. A. A., & Teodoro, M. L. M. (2010). Tradução e validação de conteúdo: Uma proposta para a adaptação de instrumentos. In L. Pasquali, Instrumentação psicológica: Fundamentos e práticas (pp. 506-520). Porto Alegre: Artmed.

Castillo-Díaz, M., & Padilla, J. L. (2013). How Cognitive Interviewing can Provide Validity Evidence of the Response Processes to Scale Items. Social Indicators Research, 114(3). https://doi.org/10.1007/s11205-012-0184-8

Cohen, J. (2013). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences. Taylor & Francis. https://books.google.co.id/books?id=2v9zDAsLvA0C

Cornblatt B., Lencz T., Smith C.W., Correll C.U., Auther A., & Nakayama E. (2003). The schizophrenia prodrome revisited: a neurodevelopmental perspective. Schizo Bull 29, 633-651.

Unduhan

BISAC

  • PSY022050 Psychology / Psychopathology / Schizophrenia
  • MED102000 Medical / Mental Health
  • MED105000 Medical / Psychiatry / General

##catalog.published##

January 28, 2026

##series.series##

##catalog.categories##

##monograph.miscellaneousDetails##

##monograph.publicationFormat.productDimensions##