Taksonomi dan Biosistematika Molekuler

Authors

Firli Rahmah Primula Dewi, PhD
Muhammad Hilman Fuadil Amin, PhD
Dwi Kusuma Wahyuni, PhD
Prof. (Em.) Bambang Irawan

Keywords:

taksonomi, biosistematika, molekuler

Synopsis

Buku acuan di Indonesia yang membahas taksonomi pada umumnya hanya menitikberatkan pada aspek klasifikasi, sementara hubungan antara taksonomi dan ilmu pendukung sistem klasifikasi, khususnya filogenetik, masih jarang dibahas. Padahal, hubungan filogenetik ini merupakan inti dari sistem klasifikasi. Ketersediaan buku yang secara komprehensif mengulas sistem klasifikasi dan biosistematika di Indonesia masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kami menyusun dan menerbitkan buku ajar berjudul Taksonomi dan Biosistematika sebagai upaya untuk mengisi kekosongan tersebut.

Buku ini diawali dengan pembahasan tentang sejarah perkembangan taksonomi dalam Bab 1. Dengan memahami sejarahnya, pembaca dapat mengetahui bagaimana sistem klasifikasi berkembang berdasarkan bukti ilmiah yang tersedia. Selanjutnya, dalam Bab 2 hingga Bab 5, dibahas secara mendalam mengenai biosistematika, mencakup metode fenetik dan kladistik, dengan penekanan utama pada metode kladistik. Dalam bab-bab ini, karakter yang digunakan adalah karakter morfologi. Biosistematika adalah ilmu yang mempelajari cara menyusun silsilah hubungan kekeluargaan antar takson yang setelah dikalibrasi menjadi pohon filogeni.

Pada Bab 6 dan Bab 9, dibahas aturan dalam pemberian nama takson yang telah diatur dalam kode tata nama internasional, baik untuk hewan maupun tumbuhan. Sebagai dasar, buku ini juga menyajikan pengenalan bahasa Latin pada Bab 7, mengingat bahasa ini merupakan standar yang digunakan dalam memberikan nama suatu takson karena sifatnya yang tetap dan tidak berkembang. Pemahaman tentang bahasa Latin menjadi keterampilan penting bagi mahasiswa biologi dalam memberikan nama ilmiah suatu spesies organisme. Pengenalan spesies baru harus dilengkapi dengan deskripsi taksonomi yang jelas. Oleh karena itu, dalam Bab 8 dibahas metode penyusunan deskripsi taksonomi. Selanjutnya, sistem klasifikasi takson kategori atas sebagai produk taksonomi dijelaskan pada Bab 10 hingga Bab 13. Penyajian sistem klasifikasi ini bertujuan untuk membantu pembaca memahami keterkaitan antara konsep taksonomi dan hasil akhirnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Takenaka, M., Yano, K., Suzuki, T., & Tojo, K. (2021). Development of novel PCR primer sets for DNA metabarcoding of aquatic insects, and the discovery of some cryptic species. https://doi.org/10.1101/2021.11.05.467390

Katoh, K., & Standley, D. M. (2013). MAFFT multiple sequence alignment software version 7: improvements in performance and usability. Molecular Biology and Evolution, 30(4), 772–780. https://doi.org/10.1093/molbev/mst010

Kumar, S., Stecher, G., & Tamura, K. (2016). MEGA7: molecular evolutionary genetics analysis version 7.0 for bigger datasets. Molecular Biology and Evolution, 33(7), 1870–1874. https://doi.org/10.1093/molbev/msw054

Lobo, J., Costa, P. M., Teixeira, M. A., et al. (2013). Enhanced primers for amplification of DNA barcodes from a broad range of marine metazoans. BMC Ecology, 13, 34. https://doi.org/10.1186/1472-6785-13-34

Centre for Biodiversity Genomics, University of Guelph. (2021). The Global Taxonomy Initiative 2020: A Step-by-Step Guide for DNA Barcoding (Technical Series No. 94). Secretariat of the Convention on Biological Diversity, Montreal.

Downloads

BISAC

  • SCI008000 Science / Life Sciences / Biology
  • SCI049000 Science / Life Sciences / Molecular Biology

Published

May 19, 2026

Categories

Details about this monograph

Physical Dimensions