Strategi Peningkatan Visibilitas Peneliti dan Institusi di Era Kecerdasan Buatan

Authors

Prof. Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D
Universitas Airlangga
Prof. Dr. Dessy Harisanty, S.Sos., MA
Universitas Airlangga
Prof. Muhammad Miftahussurur, dr., M.Kes., Sp.PD-KGEH., Ph.D., FINASIM
Universitas Airlangga
Dr. Windarto
Universitas Airlangga
Dr. Indria Wahyuni, S.H., LL.M
Universitas Airlangga
Dr. Ratna Dwi Puji Astuti, S.K.M
Universitas Airlangga

Keywords:

visibilitas peneliti, kecerdasan buatan, publikasi ilmiah, artificial intelligence

Synopsis

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara pengetahuan ilmiah diproduksi, ditemukan, dievaluasi, dan disebarluaskan. Di tengah pesatnya publikasi ilmiah, peneliti dituntut tidak hanya menghasilkan karya berkualitas, tetapi juga meningkatkan visibilitas, kredibilitas, dan dampak penelitian. Buku ini membahas transformasi komunikasi ilmiah di era AI, termasuk tantangan seperti hallucinated citations, predatory AI writing, manipulasi metrik akademik, dan ancaman terhadap integritas ilmiah. Selain mengulas prinsip etika, transparansi, dan tata kelola penggunaan AI berdasarkan pedoman internasional, buku ini memperkenalkan bibliometrik, scientometrik, dan analitik akademik berbasis AI untuk memetakan perkembangan ilmu, tren riset, dan peluang kolaborasi. Pembaca juga memperoleh panduan praktis memanfaatkan AI dalam pengembangan ide penelitian, pencarian literatur, penulisan artikel, pengelolaan referensi, penyuntingan akademik, visualisasi data, hingga pemilihan jurnal. Pada bagian akhir, dibahas strategi membangun identitas akademik, mengelola jejak digital ilmiah, dan meningkatkan visibilitas, sitasi, serta reputasi akademik secara bertanggung jawab di era transformasi digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Zhang C, Liu L, Wang Y. Characterizing references from different disciplines: A perspective of citation content analysis. J Informetr. 2021 May 1;15(2). doi:10.1016/j.joi.2021.101134

Cronin Blaise. The citation process : the role and significance of citations in scientific communication. T. Graham; 1984. 103 p.

Tahamtan I, Bornmann L. What do citation counts measure? An updated review of studies on citations in scientific documents published between 2006 and 2018. Scientometrics. 2019;121(3):1635–84. doi:10.1007/s11192-019-03243-4

Wouters P. The Citation Culture. 1999.

Leydesdorff L, Milojević S. Scientometrics. In: Wright JD, editor. International Encyclopedia of the Social & Behavioral Sciences. Oxford: Elsevier; 2015. p. 322–7. doi:10.1016/B978-0-08-097086-8.85030-8

Egghe L, Rousseau R. Introduction to Informetrics: Quantitative Methods in Library, Documentation and Information Science. Belgium: Elsevier Science Publishers; 1990.

Kemendikbudristek. Definisi Sitasi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia [Internet]. 2022. Available from: https://kbbi.kemdikbud.go.id/

(Online) KD. kutipan. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Nakassis C V. Citation and citationality. Signs and Society. 2013;1(1):51–77–51–77.

Hyland K. Academic publishing and the myth of linguistic injustice. J Second Lang Writ. 2016;31:58–69. doi:10.1016/j.jslw.2016.01.005

Published

July 28, 2026

Categories

Details about the available publication format: Preview

Preview

Physical Dimensions