MENAPAKI JEJAK ASRAMA MAHASISWA: Sejarah Asrama Universitas Airlangga 1980-an–2025
Keywords:
UNAIR, asrama, sejarahSynopsis
Buku Menapaki Jejak Asrama Mahasiswa: Sejarah Asrama Universitas Airlangga 1980an–2025 menguraikan perjalanan panjang perkembangan hunian mahasiswa Universitas Airlangga sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan tinggi. Buku ini diawali dengan konteks kebutuhan asrama pada era 1980-an, ketika pertumbuhan mahasiswa perantau meningkat seiring perluasan akses pendidikan nasional. Munculnya Asrama Kampus B pada awal 1990-an menjadi tonggak penting penyediaan hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga ruang pembinaan karakter, disiplin, toleransi, dan interaksi lintas budaya.
Perjalanan berlanjut pada fase perencanaan dan pemindahan asrama ke Kampus C (2001–2015) yang didasari oleh keterbatasan infrastruktur Kampus B dan visi pengembangan universitas. Proses ini melibatkan pembentukan panitia resmi, kajian lokasi, kerja sama lintas unit, serta pembangunan fasilitas baru bagi mahasiswa putra dan putri. Di periode 2016–2020, pembentukan Pusat Asrama secara kelembagaan memperkuat sistem pengelolaan yang lebih profesional, inklusif, dan akuntabel. Upaya modernisasi, pembangunan gedung baru, serta perbaikan fasilitas menjadi bukti komitmen universitas terhadap kesejahteraan mahasiswa.
Memasuki 2021–2025, asrama mahasiswa mengalami transformasi signifikan melalui digitalisasi layanan, pembangunan sistem informasi terpadu, peningkatan standar keamanan, serta penyesuaian fasilitas dengan kebutuhan generasi mahasiswa modern. Buku ini juga menyoroti kontribusi asrama dalam mendukung capaian global universitas, termasuk QS Rankings, THE Impact Rankings, dan berbagai target SDGs.
Sebagai dokumentasi akademik dan historis, buku ini tidak hanya memaparkan fakta dan data, tetapi juga menampilkan dinamika sosial, pengalaman penghuni, serta nilai-nilai pembinaan yang menjadikan asrama mahasiswa sebagai “laboratorium sosial” yang turut membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa Universitas Airlangga. Karya ini relevan bagi akademisi, pengelola asrama, peneliti sejarah pendidikan, maupun masyarakat umum yang ingin memahami evolusi hunian mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi Indonesia.
Downloads
References
Astin, A. W. (1984). Student involvement: A developmental theory for higher education. Journal of College Student Personnel, 25(4), 297–308.
Astin, A. W. (1993). What matters in college? Four critical years revisited. Jossey-Bass.
Blimling, G. S. (1993). The influence of college residence halls on students. In J. C. Smart (Ed.), Higher education: Handbook of theory and research (Vol. 9, pp. 322–390). Springer.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Chickering, A. W., & Reisser, L. (1993). Education and identity (2nd ed.). Jossey-Bass.
Dober, R. P. (1996). Campus planning. Society for College and University Planning.
Geertz, C. (1963). Old societies and new states: The quest for modernity in Asia and Africa. Free Press.
Downloads
BISAC
- ARC024000 Architecture / Buildings / General
- ARC005000 Architecture / History / General
Published
Series
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

